Selasa, 25 Januari 2011

ASAM URAT




Gout atau asam urat
merupakan penyakit yang ditandai oleh kelebihan asam urat dalam darah. Kelebihan asam urat ini mengarah pada pembentukan kristal urat yang akan tertimbun dalam jaringan tubuh terutama sendi. Ketika kristal urat ini masuk ke dalam sendi akan mengakibatkan serangan berulang dalam bentuk peradangan sendi (arthritis). Gout kronik juga dapat mengakibatkan timbunan yang keras di dalam maupun diluar sendi dan dapat menyebabkan kerusakan sendi, menurunkan fungsi ginjal dan menyebabkan terjadinya batu ginjal. Penyakit gout memiliki perbedaan yang unik dari setiap orang. Hal ini berhubungan dengan keabnormalan tubuh dalam memetabolisme asam urat. Asam urat merupakan produk metabolisme purin dan pada manusia biasanya diekskresi bersama air seni. Secara normal setiap individu memproduksi 600 – 800 mg asam urat setiap hari dan diekskresi 600 mg dalam urin. Individu yang mengeluarkan kurang dari 600 mg pada diet purin diangggap overproduksi asam urat dimana kadar asam urat normal laki-laki < 7 mg/dl dan perempuan < 6 mg/dl.

Umumnya gout menyerang ibu jari kaki, tetapi juga mungkin terjadi di kaki, pergelangan kaki, pergelangan tangan, jemari, siku. Gejalanya meliputi rasa nyeri hebat yang terjadi tiba-tiba, sehingga menimbulkan kesulitan berjalan. Persendian yang terkena menjadi nyeri, kemerahan, bengkak dan terasa hangat. Serangan gout terjadi beberapa jam sehari. Ketika serangan itu terjadi, badan terasa menggigil, demam, sakit. Jika tidak segera diobati, gejala-gejala itu akan memburuk dan menyebabkan kecacatan.

Gejala Asam Urat

  • Kesemutan dan linu
  • Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
  • Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.


PENGOBATAN GOUT / ASAM URAT

Terapi non obat
- pasien disarankan mengurangi asupan makanan yang mengandung tinggi purin (misalnya organ, kacang-kacangan), alkohol dan menurunkan berat badan bila obesitas.

Terapi obat

Indometazin dan NSAID (Non-Steroid Anti Inflammatory Drugs) lainnya

Indometasin sama efektifnya dengan kolkisin pada terapi akut gout arthritis dan lebih banyak digunakan karena toksisitas akut pada saluran pencernaan terjadi lebih kecil dibandingkan kolkisin.

Regimen dosis NSAID untuk pengobatan gout akut :

Nama obat
Dosis dan frekuensi pemberian
Fenoprofen
800 mg tiap 6 jam
Flurbiprofen
100 mg 4 kali sehari selama 1 hari. Dilanjutkan 50 mg 4 kali sehari
Ibuprofen
600 – 800 mg  4 kali sehari
Ketoprofen
50 mg 4 kali sehari atau 75 mg 3 kali sehari
Meclofenamat
100 mg 3-4 kali sehari
Naproxen
Dosis awal 750. kemudian 250 tiap 8 jam
Piroxicam
40 mg dalam dosis terbagi
Sulindac
200 mg 2 kali sehari
tolmetin
400 mg 3-4 kali sehari


Beberapa NSAIDs (NonSteroid Antiinflamasi Drugs) yang lain efektif untuk mengatasi inflamasi gout akut. Penggunaan NSAIDs perlu diperhatikan pada individu dengan riwayat tukak peptik, gagal jantung, gagal ginjal dan penyakit jantung koroner.

Kolkisin
Kolkisin sering diberikan dalam dosis oral dengan dosis awal 1 mg, dilanjutkan 0,5 mg setiap 2 jam sampai gejala berkurang atau sampai pasien mengalami mual atau diare. Dimana total dosis pemberian 8 mg. Masalah utama pemberian kolkisin adalah gangguan pencernaan 50% – 80% pasien setelah pemberian kolkisin setelah serangan. Kolkisin sebaiknya diberikan kontinyu tiap 7 hari setelah pemberian terapi oral untuk mengurangi resiko toksisitas sumsum tulang. Dosis dikurangi 50% pada pasien dengan klirens kreatinin antara 10-50 ml/menit.

Glukokortikoid
Glukokortikoid seperti prednisone, metilprednisolon digunakan untuk serangan akut arthritis. Prednisone 30-60 mg peroral sehari sekali mungkin digunakan pada pasien dengan komplikasi sendi. Pemberian dosis harus bertahap.

Triamsinolon hexacetinoid 20 – 40 mg diberikan intra-artikular berguna untuk serangan akut pada salah satu sendi.

Probenesid dan sulfinpyrazone
Probenesid dan sulfinpyrazone meningkatkan klirens ginjal untuk mengeluarkan asam urat dengan menghambat reabsorbsi asam urat di tubular ginjal. Probenesid diberikan dengan dosis awal 250 mg dua kali sehari selama 1-2 minggu, kemudian 500 mg dua kali sehari selama 2 minggu. Dosis awal sulfinpirazon 50 mg dua kali sehari selama 3-4 minggu, kemudian 100 mg dua kali sehari, ditingkatkan dosis sehari dengan peningkatan 100 mg tiap minggu sampai 800 mg per hari.

Allopurinol
Allopurinol merupakan inhibitor xantin oksidase dengan menghambat pembentukan hipoxantin menjadi xantin dan xantin menjadi asam urat. Karena waktu paruhnya yang panjang, allopurinol dapat diberikan sehari sekali. Allopurinol merupakan obat pilihan antihiperurisemia pada pasien dengan riwayat batu urat atau gangguan fungsi ginjal.

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)

  • Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak.
  • Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  • Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
  • Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
  • Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
  • Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, kembang kol, buncis.
  • Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
  • Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, tuak.

ASMA


Asma

Adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; penyempitan ini bersifat sementara. Banyak kasus-kasus penyakit asma di masyarakat yang tidak terdiagnosis, yang sudah terdiagnosis pun belum tentu mendapatkan pengobatan secara baik. Belum lagi masalah biaya pengobatan, absennya dari sekolah atau kerja, gangguan aktivitas sosial serta pengaruh sakitnya terhadap orang-orang yang berhubungan dengan penderita penyakit asma.

Penyakit asma paling banyak terjadi pada anak dan berpotensi mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak. Alergi dapat menyerang semua organ dan fungsi tubuh tanpa terkecuali. Disamping itu banyak permasalahan kesehatan lain yang menyertai berupa gangguan organ tubuh lain, gangguan perilaku dan permasalahan kesehatan lainnya. Asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksiolah raga atau berada dalam cuaca dingin. Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien.
yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan


GEJALA

Beberapa penderita lebih sering terbebas dari gejala dan hanya mengalami serangan sesak nafas yang singkat dan ringan, yang terjadi sewaktu-waktu. Penderita lainnya hampir selalu mengalami batuk dan mengi serta mengalami serangan hebat setelah menderita suatu infeksivirus, olah raga atau setelah terpapar oleh alergen maupun iritan. Menangis atau tertawa keras juga bisa menyebabkan timbulnya gejala.


Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba ditandai dengan nafas yang berbunyi (wheezing, mengi, bengek), batuk dan sesak nafas. Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan nafasnya. Di lain waktu, serangan asma terjadi secara perlahan dengan gejala yang secara bertahap semakin memburuk. Pada kedua keadaan tersebut, yang pertama kali dirasakan oleh seorang penderita asma adalah sesak nafas, batuk atau rasa sesak di dada. Serangan bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam, bahkan selama beberapa hari.

Gejala awal pada anak-anak bisa berupa rasa gatal di dada atau di leher. Batuk kering di malam hari atau ketika melakukan olah raga juga bisa merupakan satu-satunya gejala.

Selama serangan asma, sesak nafas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

Pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya sangat hebat. Kebingungan, letargi (keadaan kesadaran yang menurun, dimana penderita seperti tidur lelap, tetapi dapat dibangunkan sebentar kemudian segera tertidur kembali) dan sianosis (kulit tampak kebiruan) merupakan pertanda bahwa persediaan oksigen penderita sangat terbatas dan perlu segera dilakukan pengobatan. Meskipun telah mengalami serangan yang berat, biasanya penderita akan sembuh sempurna. Kadang beberapa alveoli (kantong udara di paru-paru) bisa pecah dan menyebabkan udara terkumpul di dalam rongga pleura atau menyebabkan udara terkumpul di sekitar organ(Apotik Online INDICA)
dada. Hal ini akan memperburuk sesak yang dirasakan oleh penderita.

Pengobatan

Pertama, non farmakologik (pengobatan tidak dengan obat-obatan)
1. Pendidikan pada penderita mengenai penyakitnya sehingga dia dapat menyikapi penyakitnya dengan baik
2. Menghindari penyebab/pencetus serangan (allergen), dan kontrol lingkungan hidupnya
3. Latihan relaksasi, kontrol terhadap emosi dan lakukan senam atau olah raga yang bermanfaat memperkuat otot pernapasan, misalnya berenang;
4. Fisioterapi, sehingga lendir mudah keluar.

Kedua, secara farmakologik (menggunakan obat-obatan)
Obat-obatan bisa membuat penderita asma menjalani kehidupan normal. Pengobatan segera untuk mengendalikan serangan asma berbeda dengan pengobatan rutin untuk mencegah serangan.

1. Agonis reseptor beta-adrenergik
merupakan obat terbaik untuk mengurangi serangan asma yang terjadi secara tiba-tiba dan untuk mencegah serangan yang mungkin dipicu oleh olahraga. Bronkodilator ini merangsang pelebaran saluran udara oleh reseptor beta-adrenergik. Bronkodilator yang bekerja pada semua reseptor beta-adrenergik (misalnya adrenalin), menyebabkan efek samping berupa denyut jantung yang cepat, gelisah, sakit kepala dan tremor (gemetar) otot. Bronkodilator yang hanya bekerja pada reseptor beta2-adrenergik (yang terutama ditemukan di dalam sel-sel di paru-paru), hanya memiliki sedikit efek samping terhadap organ lainnya. Bronkodilator ini (misalnya albuterol), menyebabkan lebih sedikit efek samping dibandingkan dengan bronkodilator yang bekerja pada semua reseptor beta-adrenergik.
Sebagian besar bronkodilator bekerja dalam beberapa menit, tetapi efeknya hanya berlangsung selama 4-6 jam. Bronkodilator yang lebih baru memiliki efek yang lebih panjang, tetapi karena mula kerjanya lebih lambat, maka obat ini lebih banyak digunakan untuk mencegah serangan.
Bronkodilator tersedia dalam bentuk tablet, suntikan, inhaler (obat yang dihirup) dan sangat efektif. Penghirupan bronkodilator akan mengendapkan obat langsung di dalam saluran udara, sehingga mula kerjanya cepat, tetapi tidak dapat menjangkau saluran udara yang mengalami penyumbatan berat. Bronkodilator per-oral (ditelan) dan suntikan dapat menjangkau daerah tersebut, tetapi memiliki efek samping dan mula kerjanya cenderung lebih lambat.
Jenis bronkodilator lainnya adalah theophylline (golongan metilxantin). Theophylline biasanya diberikan per-oral (ditelan); tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari tablet dan sirup short-acting sampai kapsul dan tablet long-acting. Pada serangan asma yang berat, bisa diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah).
Jumlah theophylline di dalam darah bisa diukur di laboratorium dan harus dipantau secara ketat, karena jumlah yang terlalu sedikit tidak akan memberikan efek, sedangkan jumlah yang terlalu banyak bisa menyebabkan irama jantung abnormal atau kejang. Pada saat pertama kali mengkonsumsi theophylline, penderita bisa merasakan sedikit mual atau gelisah. Kedua efek samping tersebut, biasanya hilang saat tubuh dapat menyesuaikan diri dengan obat. Pada dosis yang lebih besar, penderita bisa merasakan denyut jantung yang cepat atau palpitasi (jantung berdebar). Juga bisa terjadi insomnia (sulit tidur), agitasi (kecemasan, ketakuatan), muntah, dan kejang.

2. Korticosteroid
Kortikosteroid (misalnya prednisone, metilprednisolon, dexametason) menghalangi respon peradangan dan sangat efektif dalam mengurangi gejala asma. Jika digunakan dalam jangka panjang, secara bertahap corticosteroid akan menyebabkan berkurangnya kecenderungan terjadinya serangan asma dengan mengurangi kepekaan saluran udara terhadap sejumlah rangsangan. Tablet atau suntikan corticosteroid bisa digunakan selama 1-2 minggu untuk mengurangi serangan asma yang berat. Untuk penggunaan jangka panjang biasanya diberikan inhaler corticosteroidinhaler, obat yang sampai di paru-paru 50 kali lebih banyak dibandingkan obat yang sampai ke bagian tubuh lainnya. Corticosteroidoral (ditelan) diberikan untuk jangka panjang hanya jika pengobatan lainnya tidak dapat mengendalikan gejala asma. karena dengan per-

3.
Cromolin dan Nedocromil
Cromolin dan nedocromil diduga menghalangi pelepasan bahan peradangan dari sel mast dan menyebabkan berkurangnya kemungkinan pengkerutan saluran udara. Obat ini digunakan untuk mencegah terjadinya serangan, bukan untuk mengobati serangan. Obat ini terutama efektif untuk anak-anak dan untuk asma karena olah raga. Obat ini sangat aman, tetapi relatif mahal dan harus diminum secara teratur meskipun penderita bebas gejala.

4. Antikolinergik
Obat antikolinergik (contohnya atropin dan ipratropium bromida) bekerja dengan menghalangi kontraksi otot polos dan pembentukan lendir yang berlebihan di dalam bronkus oleh asetilkolin. Lebih jauh lagi, obat ini akan menyebabkan pelebaran saluran udara pada penderita yang sebelumnya telah mengkonsumsi agonis reseptor beta2-adrenergik.


5.
pengubah leukotrien
Pengubah leukotrien (contohnya montelucas, zafirlucas dan zileuton) merupakan obat terbaru untuk membantu mengendalikan asma. Obat ini mencegah aksi atau pembentukan leukotrien (bahan kimia yang dibuat oleh tubuh yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala asma).


Pencegahan
Serangan asma dapat dicegah jika faktor pemicunya diketahui dan bisa dihindari. Serangan yang dipicu oleh olah raga bisa dihindari dengan meminum obat sebelum melakukan olah raga.

Sumber: http://www.farmasiku.com

Minggu, 23 Januari 2011

MIRACLE DOCTOR ANTIOXIDANT WATER MAKER WS8816i

Advance Miracle Doctor mampu meningkatkan kualitas air minum biasa menjadi air alkali yang kaya mineral dan ion hidrogen aktif. Ion hidrogen aktif menghasilkan antioksidan alami yang dapat membangkitkan energi, melindungi sel-sel tubuh secara optimal dari ancaman radikal bebas.

Kualitas air minum yang dihasilkan Advance Miracle Doctor melebihi kualitas segala jenis air mineral kemasan import yang ada di pasaran saat ini.

Manfaat mengonsumsi air minum Advance Miracle Doctor:

* Membersihkan dan mencegah timbulnya kembali radikal bebas, menyerap logam berat, toksin serta mengeluarkan zat-zat sisa bersifat asam dari tubuh dengan cepat;
* Meningkatkan sistim kekebalan tubuh;
* Mencegah dan mengembalikan keseimbangan asam basa tubuh;
* Meningkatkan daya serap atas nutrisi, vitamin, mineral, serta suplai oksigen terutama ke jaringan otak dengan cepat;
* Menurunkan level Oxidation Reduction Potential (ORP);
* Secara keseluruhan meningkatkan kesehatan fisik dan mental yang prima

Ion hidrogen aktif (antioksidan) masuk ke dalam tubuh bersama dengan mineral. Setelah mineral diserap dan disimpan di dalam darah oleh usus, mineral kemudian melepas ion hidrogen aktif. Proses ini meminimalisir penguapan ion hidrogen aktif, jika dibandingkan dengan produksi ion hidrogen aktif lewat mekanisme elektik. Hasil akhirnya, antioksidan yang terkandung dalam ion hidrogen aktif dapat mencegah pelarutan asam oleh air liur dan asam lambung.

Kandungan mineral larut dalam Advance Miracle Doctor memudahkan penyerapan dan penyimpanan ion hidrogen aktif sehingga dapat dipertahankan untuk jangka waktu yang relatif lama di dalam tubuh.

Untuk Pemesanan Hub: Rica 08998881161

Rabu, 19 Januari 2011

Makanan Untuk Memanjakan Hati

* Vitamin K
Makanan yang mengandung Vitamin K adalah : sayur berdaun hijau dan taoge. Vitamin K ini membantu hati mendetoksifikasi ammnomia, yang merupakan sampah dari metabolisme protein. Vitamin ini terkandung dalam poling-polongan seperti boncil, kacang hijau, gandum, biji-bijian.

* Selenium
Sumbernya dari kacang Brazil, ragi bir, kelp, beras merah, makanan laut, gandum, bawang putih dan bawang merah.

* Metionin
Metionin ini bergungsi untuk mendetoksifikasi dan terdapat pada polong-polongan, telur, ikan, bawang putih, bawang merah dan daging.

* Asam Lemak Essensial
Asam lemak essensial ini menyehatkan membran disetiap sel tubuh yang bisa berdampak pada kesehatan fungsi hati. Terdapat dalam sea food, minyak hati ikan cod, dan minyak ikan. Sea Food harus segar tapi bisa juga dikalengkan atau didinginkan. Seperti sarden, salmon, mackerel, tuna, trout, cumi-cumi, hering dan ikan Cod mata biru, alpokat, sayuran hijau, seperti bayam, kacang polong, buncis, black current, minyak evening primrose.

* Makanan ber-antioksidan
Antioksidan membantu mencegah proses oksidari dari racun-racun, jadi sebelum racun itu masuk ke hati terlebih dulu dihalau oleh antioksidan. Terdapat di wortel, sledri, apel, pir, jeruk dan buah-buahan vitamin C tinggi lainnya

* Sulfur alami
Sulfur alami ini terkandung dalam telur, bawang merah, bawang putih, bawang bombay dan sayuran seperti brokoli, kembang kol dan taoge. Makanan ini berfungsi untuk menguatkan hati.

Bahan Alami Usir Sakit Gigi


Sakit Gigi merusak kenyamanan hari-hari yang seharusnya produktif dan menyenangkan. Sebelum ke dokter gigi, redakan rasa nyut-nyutan dengan bahan alami di dapur Anda.
©      Bawang putih meredakan sakit gigi. Haluskan satu siung bawang putih dengan sedikit garam kasar, lalu tempatkan di area yang sakit. Atau kunyah satu siung bawang putih setiap pagi.
©      Minyak cengkeh mengandung antiseptic untuk meredakan sakit gigi. Oleskan di bagian yang berlubang.
©      Bawang merah mengandung komponen antibakteri. Kunyah satu buah bawang merah setiap hari selama 3 menit atau biarkan di area gigi dan gusi yang sakit.
©     Jeruk limau sumber vitamin C yang bagus untuk kesehatan gigi dan tulang. Artinya mencegah gigi berlubang dan gigi tanggal, pembentukan plak gigi, sakit gigi, dan pendarahan pada gusi.
©      Tepung lada bagus untuk menjaga kebersihan gigi. Campurkan sedikit tepung lada dengan    1/4 sdt garam setiap hari bisa cegah gigi berlubang dan mengatasi nafas bau.
©      Langkah paling tepat adalah menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam. Kemudian berkumur setelah makan tiga kali sehari dan rutin control ke diokter gigi 3-6 bulan sekali.

Selasa, 18 Januari 2011

8 Cara Mencegah Gigi Berlubang

Gigi berlubang bisa terjadi pada semua usia. Gigi seperti itu bisa dicegah bila tahu caranya. Paling tidak, terdapat 8 cara mencegah gigi berlubang, antara lain:
1.      Periksa gigi rutin enam bulan sekali
Kendati tidak ada keluhan, sebaiknya rutin periksa ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Saat pemeriksaan, akan dilakukan perawatan gigi, termasuk pembersihan karang gigi. Bila saat pemeriksaan diketahui ada gangguan, sekalipun masih ringan, bisa segera diatasi.

2.      Sikat gigi yang benar
Saat menyikat gigi, gerakan sikat gigi harus benar, tidak boleh sembarangan. Untuk gigi atas, gerakan sikat gigi dari atas ke bawah. Untuk gigi bawah, dari bawah ke atas. Sedangkan gigi geraham, mendatar selama mungkin karena ditempat itu biasanya banyak menempel sisa-sisa makanan.

3.      Sikat gigi tepat waktu
Menyikat gigi harus tepat waktu. Pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Dua kali gosok gigi sehari sudah cukup. Jadi, tidak harus selalu gosok gigi sehabis makan.

4.      Kumur setelah makan
Setelah makan sebaiknya kumur-kumur beberapa kali menggunakan air putih. Tujuannya, agar sisa-sisa makanan yang menempel di gigi bisa keluar.

5.      Memakai benang gigi
Bila setelah makan ada yang merasa menyelip, bersihkan menggunakan benang gigi. Hindari menggunakan tusuk gigi. Tusuk gigi, disamping bisa membuat gusi luka, juga menyebabkan celah antara kedua gigi semakin renggang. Hal itu justru membuat sisa-sisa makanan menyelip di antara gigi.

6.      Memakai pasta gigi
Gunakan pasta gigi yang cocok, pilih pasta gigi untuk gigi sensitive bila gigi Anda tergolong demikian.

7.      Perbanyak makanan berserat
Perbanyak mengonsumsi makanan berserat, seperti buah dan sayur-sayuran segar. Makanan seperti itu terbukti mampu menjaga kesehatan gigi.

8.      Kurangi makanan mengandung tepung dan gula
Kurangi mengonsumsi makanan banyak mengandung tepung dan gula. Kedua jenis makanan itu merangsang terjadinya gigi berlubang.

Aturan Dalam Meminum Vitamin & Suplemen

Vitamin dan suplemen memang diperlukan tubuh karena manfaatnya yang luarbiasa. Vitamin C dosis tinggi bisa mencegah kita terkena flu. Kalsium bisa menjauhkan osteoporis.

Tetapi perlu diingat, bahwa segala sesuatu yang baik bisa berbahaya kalau berlebihan atau dikonsumsi tak sesuai aturan. Begitu pula dengan vitamin dan suplemen.

Dan inilah cara yang tepat untuk mengkonsumsi keduanya:
1. Jangan pernah minum vitamin dan mineral di atas batas aman. Vitamin C memang perlu tetapi kalau Anda minum sampai  2000mg, bisa membawa efek buruk pada lambung. Periksa aturan minum yang ada di label.
2. Setiap orang punya kebutuhan vitamin yang berbeda, jadi sebelum membeli banyak botol vitamin, tanyakan kepada dokter apa yang sebenarnya Anda perlukan.
3. Karena kebutuhan vitamin semua orang berbeda, maka vitamin yang bermanfaat buat teman bisa jadi tak ada gunanya pada Anda. Atau sebaliknya.
4. Hindari suplemen untuk menambah atau mengurangi berat.  Berat badan hanya bisa diatur dengan kebiasaan sehat yang tepat dan benar.
5. Perhatikan tanggal kadaluwarsa yang ada di label. Seperti obat, vitamin juga punya masa berlaku yang ditentukan. Bila lewat batas waktu, pasti ada efek kurang baik yang ditimbulkan.